trai-vidyā māḿ soma-pāḥ pūta-pāpā
yajñair iṣṭvā svar-gatiḿ prārthayante
te puṇyam āsādya surendra-lokam
aśnanti divyān divi deva-bhogān
trai-vidyāḥ—orang yang menguasai tiga Veda; mām—Aku; soma-pāḥ—peminum air soma; pūta— disucikan; pāpaḥ—dari dosa; yajñaiḥ—dengan korban suci;iṣṭvā—menyembah; svaḥ-gatim—perjalanan ke surga; prārthayante—berdoa untuk; te—mereka; puṇyam—saleh; āsādya—mencapai; sura-indra—milik indra;lokam—dunia; aśnanti—menikmati; divyān—mengenai surga; divi—di surga; deva-bhogān—kesenangan para dewa.
Kata trai-vidyāḥ berarti tiga Veda—Sama, Yajur dan rg. Seorang brahmaṇā yang sudah mempelajari tiga Veda tersebut disebut trivedi. Siapapun yang sangat terikat pada pengetahuan yang diperoleh dari tiga Veda tersebut dihormati di dalam masyarakat. Sayang sekali, ada banyak sarjana Veda yang hebat yang belum mengenal tujuan tertinggi dalam mempelajari Veda. Karena itu, di sini Krishna menyatakan Diri-Nya adalah tujuan tertinggi bagi para trivedi. Para trivedi yang sejati berlindung di bawah kaki padma Krishna dan menekuni bhakti yang murni untuk memuaskan Krishna. Bhakti mulai dengan mengucapkan mantra Hare Krishna pada waktu yang sama berusaha mengerti tentang Krishna dengan sebenarnya. Sayang sekali, orang yang hanya mempelajari Veda secara resmi lebih tertarik untuk menghaturkan korban-korban suci kepada berbagai dewa seperti Indra dan Candra. Dengan usaha seperti itu, para penyembah berbagai dewa, tentu saja disucikan dari pencemaran sifat-sifat alam yang lebih rendah. Dengan demikian mereka diangkat sampai susunan-susunan planet yang lebih tinggi atau planet-planet surga yang bernama Maharloka, Janoloka, Tapoloka, dan sebagainya. Kalau seseorang berada di susunan planet-planet yang lebih tinggi, ia dapat memuaskan indera-inderanya dengan cara beratus-ratus ribu kali lebih bagus daripada apa yang ada di planet ini.