dhÅ«mo rÄtris tathÄ krÌ£sÌ£nÌ£ahÌ£
sÌ£anÌ£-mÄsÄ daksÌ£inÌ£Äyanam
tatra cÄndramasamÌ jyotir
yogÄ« prÄpya nivartate
dhÅ«maḥ—asap; rÄtriḥ—malam; tathÄ—juga; krÌ£sÌ£nÌ£ah—dua minggu menjelang malam bulan mati; sÌ£atÌ£-mÄsÄḥ—enam bulan; daksÌ£inÌ£a-ayanam—waktu matahari berjalan menuju selatan (Juli-Desember); tatra—di sana; cÄndra-masam—bulan; jyotiḥ—cahaya; yogī—ahli kebatinan; prÄpya—mencapai; nivartate—kembali lagi.
Dalam skanda ketiga dari Srimad-Bhagavatam, Kapila Muni menyebutkan bahwa orang yang ahli dalam kegiatan yang dimaksudkan untuk membuahkan hasil atau pahala dan cara-cara korban suci di bumi akan mencapai planet bulan sesudah meninggal. Roh-roh yang sudah maju seperti itu dapat hidup di bulan selama kurang lebih 10.000 tahun (menurut perhitungan para dewa) dan menikmati kehidupan dengan minum somarasa. Akhirnya mereka harus kembali ke bumi. Ini berarti bahwa di bulan ada golongan-golongan makhluk hidup yang lebih tinggi, walaupun makhluk makhluk itu tidak dapat dilihat oleh indera-indera yang kasar.