yat tad agre viṣam iva
pariṇāme 'mṛtopamam
tat sukhaḿ sāttvikaḿ proktām
ātma-buddhi-prasāda-jam
yat—yang; tat—itu; agre—pada permulaan; viṣam ivā—seperti racun; pariṇāme—pada akhirnya; amṛta—minuman kekekalan; upamam—yang diumpamakan sebagai; tat—itu; sukham—kebahagiaan; sāttvikam—dalam sifat kebaikan; proktām—dikatakan; ātmā—dalam sang diri; buddhi—dari kecerdasan; prasāda-jam—dilahirkan dari kepuasan.
Dalam usaha mencari keinsafan diri, seseorang harus mengikuti banyak aturan dan peraturan untuk mengendalikan pikiran dan indera-indera dan memusatkan pikiran pada sang diri. Segala prosedur tersebut sulit sekali, pahit bagaikan racun, tetapi kalau seseorang berhasil mengikuti aturan dan mencapai kedudukan rohani, ia mulai minum minuman kekekalan yang sejati dan dia menikmati kehidupan.