nÄhamÌ prakÄÅ›ahÌ£ sarvasya
yoga-mÄyÄ-samÄvrÌ£tahÌ£
mÅ«dÌ£ho 'yamÌ nÄbhijÄnÄti
loko mÄm ajam avyayÄm
na—tidak juga; aham—Aku; prakÄÅ›aḥ—berwujud; sarvasya—kepada semua orang; yogamayÄ—oleh kekuatan dalam; samÄvrÌ£taḥ—tertutup; mÅ«dÌ£hÄḥ—bodoh;ayam—yang ini; na—tidak juga; abhijÄnÄti—dapat mengerti; lokaḥ—orang; mÄm—Aku; ajam—tidak dilahirkan; avyayÄm—tidak dapat dimusnahkan.
Krishna pernah ada di bumi ini dan dapat dilihat oleh semua orang. Karena itu, dapat ditanyakan mengapa Krishna tidak berwujud di hadapan semua orang sekarang? Tetapi sebenarnya pada waktu itu Krishna tidak berwujud di hadapan semua orang. Pada waktu Krishna berada di bumi ini, hanya beberapa orang saja yang dapat mengerti bahwa Krishna adalah Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Dalam sidang para Kuru, ketika Sisupala tidak menyetujui Krishna dipilih sebagai pemimpin sidang, Bhīṣma mendukung Krishna dan menyatakan bahwa Krishna adalah Tuhan Yang Maha Esa. Begitupula para Pandava dan beberapa tokoh yang lain mengetahui bahwa Krishna adalah Yang Maha Kuasa, tetapi tidak semua orang mengetahui kenyataan ini. Krishna tidak memperlihatkan Diri kepada orang yang bukan penyembah dan orang biasa. Karena itu, dalam Bhagavad-gita Krishna menyatakan bahwa selain para penyembah-Nya yang murni, semua orang menganggap Krishna seperti diri mereka. Krishna hanya terwujud kepada para penyembah-Nya sebagai sumber segala kebahagiaan. Tetapi bagi orang yang bukan penyembah dan kurang cerdas, Krishna ditutupi oleh tenaga dalam dari Diri-Nya.
Dalam doa pujian Dewi Kuntī dari Srimad-Bhagavatam (1.8.19) dinyatakan bahwa Krishna ditutupi oleh tirai yogamayā. Karena itu, orang biasa tidak dapat mengerti tentang Krishna. Adanya tirai yogamayā tersebut juga dibenarkan dalam Sri Isopanisad (mantra 15). Dalam ayat lima belas dari Sri Isopanisad, seorang penyembah berdoa:
hiraṇmayena pātreṇa
satyasyāpihitaḿ mukham
tat tvaḿ pūṣann apāvṛṇu
satya-dharmāya dṛṣṭaye
O Tuhan yang hamba cintai, Anda memelihara seluruh jagat, dan bhakti kepada Anda adalah prinsip dharma tertinggi. Karena itu, hamba berdoa kiranya Anda juga memelihara diri hamba. Bentuk rohani Anda ditutupi oleh yogamayā. Brahmajyoti adalah penutup tenaga dalam. Mohon kiranya Anda berkenan membuka cahaya yang menyilaukan yang menghalang-halangi hamba sehingga tidak dapat melihat sac-cid-anandavigraha, yaitu bentuk Anda yang kekal dan penuh kebahagiaan dan pengetahuan." Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk rohani kebahagiaan dan pengetahuannya ditutupi oleh tenaga dalam dari bramajyoti. Karena inilah orang yang kurang cerdas dan tidak mengakui bentuk pribadi Tuhan tidak dapat melihat Yang Mahakuasa.
Dalam Srimad-Bhagavatam (10.14.7) ada doa pujian dari Brahma: O Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, o Roh Yang Utama, o Penguasa segala rahasia, siapakah yang dapat memperhitungkan kekuatan dan kegiatan Anda didunia ini? Anda selalu mewujudkan kekuatan dalam Diri Anda. Karena itu tiada seorangpun yang dapat mengerti tentang Anda. Para ilmuwan yang bijaksana dan sarjana-sarjana yang mempunyai pengetahuan tinggi dapat meneliti susunan atom-atom di dunia material ataupun di planet-planet, tetapi mereka masih tidak dapat memperhitungkan tenaga dan kekuatan Anda, walaupun Anda berada di hadapan mereka." Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Sri Krishna, bukan hanya tidak dilahirkan, tetapi Beliau juga avyayā, atau tidak dapat dimusnahkan. Bentuk kekal Krishna adalah kebahagiaan dan pengetahuan, dan tenaga-tenaga Krishna semua tidak dapat dimusnahkan.