prayatnÄd yatamÄnas tu
yogÄ« samÌÅ›uddha-kilbisÌ£ahÌ£
aneka-janma-samÌsiddhas
tato yÄti parÄmÌ gatim
prayatnÄt—dengan latihan secara ketat; yatamÄnaḥ—berusaha; tu—dan; yogī—seorang rohaniwan seperti itu; samÌÅ›uddha—disucikan; kilbisÌ£aḥ—semua dosanya; aneka—sesudah banyak sekali; janma—kelahiran; samÌsiddhaḥ—setelah mencapai kesempurnaan; tataḥ—sesudah itu; yÄti—mencapai; param—tertinggi;gatim—tujuan.
Orang yang dilahirkan dalam keluarga yang sangat saleh, keluarga bangsawan atau keluarga yang suci menyadari keadaannya yang menguntungkan untuk melaksanakan latihan yoga. Karena itu, dengan ketabahan hati dia memulai tugasnya yang belum selesai, dan dengan demikian dia menyucikan diri sepenuhnya dari segala pengaruh material. Apabila akhirnya dia bebas dari segala pencemaran, dia mencapai kesempurnaan yang paling tinggi—yaitu kesadaran Krishna. Kesadaran Krishna adalah tingkat sempurna pembebasan dari segala pencemaran. Ini dibenarkan dalam Bhagavad-gita (7.28):
yeṣāḿ tv anta-gataḿ pāpaḿ
janānāḿ puṇya-karmaṇām
te dvandva-moha-nirmuktā
bhajante māḿ dṛḍha-vratāḥ
“Sesudah melakukan kegiatan saleh selama banyak penjelmaan, apabila seseorang sudah bebas sepenuhnya dari segala pencemaran, dan dari hal-hal relatif yang mengkhayalkan, ia menekuni cinta-bhakti kepada Krishna."