praÅ›Änta-manasÄmÌ hy enamÌ
yoginamÌ sukham uttamam
upaiti Å›Änta-rÄjÄ samÌ
brahma-bhūtam akalmaṣam
praÅ›Änta—damai, dipusatkan kepada kakipadma Krishna; manasÄm—pikirannya; hi—pasti; enam—ini; yoginÄm—seorang yogi; sukham—kebahagiaan;uttamam—tertinggi; upaiti—mencapai; śÄnta-rÄjasam—nafsunya di damaikan; brahma-bhÅ«tam—pembebasan dengan identitas bersama Yang Mutlak; akalmasÌ£am—dibebaskan dari segala reaksi dosa dari dahulu.
Brahmabhuta adalah keadaan bebas dari pencemaran material dan mantap dalam pengabdian rohani kepada Tuhan. Mad-bhaktim labhate param (Bg. 18.54). Seseorang tidak dapat menjadi mantap dalam sifat Brahman, Yang Mutlak, sampai pikirannya sudah dipusatkan pada kaki padma Krishna. Sa vai manaḥ kṛṣṇa padaravindayoh. Kalau seseorang selalu mantap dalam cinta-bhakti rohani kepada Tuhan Yang Maha Esa, atau tetap berada dalam kesadaran Krishna, berarti dia sungguh-sungguh dibebaskan dari sifat nafsu dari segala pencemaran material.