Å›ucau deÅ›e pratisÌ£tÌ£hÄpya
sthirÄm Äsanam ÄtmanahÌ£
nÄty-ucchritamÌ nÄti-nÄ«camÌ
cailÄjina-kuÅ›ottaram
tatraikÄgramÌ manahÌ£ krÌ£tvÄkritva
yata-cittendriya-kriyaḥ
upaviÅ›yÄsane yuñjyÄd
yogam Ätma-viÅ›uddhaye
Å›ucau—di tempat yang disucikan; deÅ›e—tanah; pratisÌ£tÌ£hÄpya—menaruh; sthirÄm—teguh; Äsanam—tempat duduk; ÄtmanÄḥ—milik Diri-Nya; na—tidak; ati—terlalu; ucchritam—tinggi; na—tidak juga; ati—terlalu; nÄ«cam—rendah; caila-ajina—dari kain lunak dan kulit rusa; kuÅ›a—dan rumput kusa; uttaram—menutupi;tatra—di atas itu; eka-agram—dengan perhatian pada satu titik; manaḥ—pikiran; krÌ£tvÄ—membuat; yata-citta—mengendalikan pikiran; indriya—indera-indera;kriyÄḥ—dan kegiatan; upaviÅ›ya—duduk; Äsane—di tempat duduk; yuñjyÄt—harus melaksanakan; yogam—latihan yoga; ÄtmÄ—hati; viÅ›uddhaye—untuk menjernihkan.
Tempat suci berarti tempat-tempat perziarahan. Di India para yogi, para rohaniwan atau para penyembah semua meninggalkan rumah dan tinggal di tempat-tempat suci seperti Prayaga, Mathura, Vrndavana, Hrsikesa, dan Hardwar dan berlatih yoga dalam kesunyian di mana sungai-sungai suci seperti Yamuna dan Gangga mengalir. Tetapi seringkali orang tidak mungkin berbuat seperti itu, khususnya orang Barat. Perkumpulan-perkumpulan yang hanya namanya saja perkumpulan yoga di kota-kota besar barangkali berhasil mencari keuntungan material, tetapi perkumpulan-perkumpulan itu sama sekali tidak cocok untuk latihan yoga yang sebenarnya. Orang yang belum mampu mengendalikan diri dan pikirannya masih sangat goyah, tidak dapat berlatih semadi. Karena itu, dalam Brhan-naradiya Purana dikatakan bahwa pada jaman Kaliyuga (yuga atau jaman sekarang) rakyat umum pendek umur, lamban dalam keinsafan rohani dan selalu digoyahkan oleh berbagai kecemasan. Karena itu, cara terbaik untuk keinsafan rohani ialah memuji nama suci Tuhan.
harer nāma harer nāma
harer nāmaiva kevalam
kalau nāsty eva nāsty eva
nāsty eva gatir anyathā
[Adi 17.21]
“Pada jaman kekalutan dan kemunafikan ini, satu-satunya cara untuk mencapai keselamatan ialah memuji nama suci Tuhan. Tidak ada cara lain. Tidak ada cara lain. Tidak ada cara lain."