yo 'ntaḥ-sukho 'ntar-ārāmas
tathāntar-jyotir eva yaḥ
sa yogī brahma-nirvāṇaḿ
brahma-bhūto 'dhigacchati
yaḥ—orang yang; antaḥ-sukhaḥ—berbahagia dari dalam Diri-Nya; antaḥ-ārāmaḥ—giat menikmati di dalam Diri-Nya; tathā—beserta; antaḥ-jyotiḥ—tujuan di dalam Diri-Nya; evā—pasti; yaḥ—siapapun; saḥ—dia; yogī—seorang ahli kebatinan; brahma-nirvāṇam—pembebasan dalam Yang Mahakuasa; brahma-bhūtaḥ—dengan menginsafi diri; adhigacchati—mencapai.
Kalau seseorang tidak dapat menikmati kebahagiaan di dalam hatinya, bagaimana mungkin ia mengundurkan diri dari kesibukan lahiriah yang dimaksudkan untuk memperoleh kebahagiaan yang dangkal? Orang yang sudah mencapai pembebasan menikmati kebahagiaan melalui pengalaman yang nyata. Karena itu, ia dapat duduk diam di tempat manapun dan menikmati kegiatan hidup dari dalam hatinya. Orang yang sudah mencapai pembebasan seperti itu tidak menginginkan kesenangan material lagi dari luar. Keadaan ini disebut brahmabhuta, dan kalau seseorang sudah mencapai keadaan ini, terjamin bahwa dia akan pulang, kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa.