अजोऽपि सनà¥à¤¨à¤µà¥à¤¯à¤¯à¤¾à¤¤à¥à¤®à¤¾ भूतानामीशà¥à¤µà¤°à¥‹à¤½à¤ªà¤¿ सनॠ।
पà¥à¤°à¤•ृतिं सà¥à¤µà¤¾à¤®à¤§à¤¿à¤·à¥à¤ à¤¾à¤¯ संभवामà¥à¤¯à¤¾à¤¤à¥à¤®à¤®à¤¾à¤¯à¤¯à¤¾ ॥६॥

ajo 'pi sann avyayÄtmÄ

bhÅ«tÄnÄm īśvaro 'pi san

prakrÌ£timÌ svÄm adhisÌ£tÌ£hÄya

sambhavÄmy Ätma-mÄyayÄ

 ajaḥ—tidak dilahirkan; api—walaupun; san—adalah seperti itu; avyayÄ—tidak merosot; ÄtmÄ—badan; bhÅ«tÄnÄm—terhadap semua insan yang dilahirkan;īśvaraḥ—Tuhan Yang Maha Esa; api—walaupun; san—adalah seperti itu; prakrÌ£tim—dalam bentuk rohani; svÄm—dari Aku Sendiri; adhisÌ£tÌ£hÄya—mempunyai kedudukan seperti itu; sambhavÄmi—Aku menjelma; Ätma-mÄyayÄ—oleh tenaga dalam-Ku.


Sloka

Walaupun Aku tidak dilahirkan dan badan rohani-Ku tidak pernah merosot, dan walaupun Aku Penguasa semua makhluk hidup, Aku masih muncul pada setiap jaman dalam bentuk rohani-Ku yang asli.

Penjelasan

Krishna sudah membicarakan keistimewaan kelahiran-Nya:  walaupun Krishna barangkali kelihatannya seperti orang biasa, namun Krishna ingat segala sesuatu dari banyak kelahirankelahiran-Nya" dari masa lampau, sedangkan manusia biasa tidak dapat ingat apa yang dilakukannya bahkan beberapa jam sebelumnya. Kalau orang biasa ditanya apa yang telahdilakukannya tepat pada jam yang sama sehari sebelumnya, sulit sekali ia menjawab dengan segera. Pasti dia harus memeras ingatannya untuk mengenang apa yang sedang dilakukannya tepat pada jam yang sama satu hari sebelumnya. Namun, manusia seringkali berani mengatakan Diri-Nya adalah Tuhan, atau Krishna. Hendaknya orang jangan disesatkan oleh kata-kata yang tidak berarti seperti itu. Kemudian sekali lagi Krishna menjelaskan tentang prakṛti, atau bentuk Beliau. Prakrti berarti alam" dan juga berarti svarupa, atau bentuk sendiri seseorang." Krishna menyatakan bahwa Beliau muncul dalam badan-Nya Sendiri. Krishna tidak menggantikan badan-Nya, seperti makhluk hidup biasa yang berpindahpindah dari satu badan ke dalam badan lain. Meskipun roh terikat mempunyai salah satu jenis badan dalam penjelmaannya sekarang, tetapi ia mempunyai badan yang berbeda dalam penjelmaan yang akan datang. Di dunia material makhluk hidup tidak mempunyai badan yang tetap, melainkan ia berpindahpindah dari satu badan kedalam badan yang lain. Akan tetapi, Krishna tidak melakukan demikian. Bilamana Krishna muncul, Krishna muncul di dalam badan yang asli yang sama, melalui kekuatan dalam yang dimiliki oleh Beliau. Dengan kata lain, Krishna muncul di dunia material ini dalam bentuk-Nya yang kekal dan asli, berlengan dua, dan memegang seruling. Krishna muncul persis dalam badannya yang kekal, tidak dicemari oleh dunia material ini. Walaupun Krishna muncul dalam badan rohani yang sama dan walaupun Krishna adalah Penguasa alam semesta, kelihatannya Beliau dilahirkan seperti makhluk hidup biasa. Kendatipun badan Krishna tidak merosot seperti badan material, masih ada kesan seolah-olah Sri Krishna mengalami pertumbuhan dari masa bayi sampai masa kanak-kanak dan dari masa kanak-kanak sampai masa remaja. Tetapi anehnya Krishna tidak pernah menjadi lebih tua daripada anak remaja. Pada waktu perang Kuruksetra , cucu Krishna sudah banyak di rumah-Nya; atau dengan kata lain, usia Krishna sudah cukup lanjut menurut perhitungan material. Tetapi badan Krishna masih seperti seorang pemuda yang berumur dua puluh atau dua puluh lima tahun. Kita tidak pernah melihat gambar Krishna dalam usia tua karena Krishna tidak pernah menjadi tua seperti kita, walaupun Krishna adalah Kepribadian tertua dalam seluruh ciptaan—masa lampau, masa sekarang maupun masa yang akan datang. Badan dan kecerdasan Krishna juga tidak pernah merosot atau berubah. Karena itu, cukup jelas bahwa walaupun Krishna berada di dunia material, Krishna adalah bentuk kekal kebahagiaan dan pengetahuan yang sama dan bentuk yang kekal itu tidak dilahirkan. Badan dan kecerdasan rohani Krishna juga tidak pernah berubah. Sebenarnya Krishna muncul dan menghilang bagaikan matahari yang terbit, bergerak di hadapan kita, kemudian hilang dari pengelihatan kita. Apabila matahari tidak kelihatan, kita berpikir bahwa matahari sudah terbenam, dan apabila matahari berada di hadapan mata kita, kita berpikir bahwa matahari berada di kaki langit. Sebenarnya, matahari selalu berada dalam kedudukannya yang tetap, tetapi oleh karena mata kita mempunyai kelemahan dan kurang kuat, kita memperhitungkan muncul dan menghilangnya matahari di langit. Oleh karena muncul dan menghilangnya Sri Krishna sama sekali berbeda dari muncul dan menghilangnya makhluk hidup biasa manapun, terbukti bahwa Krishna adalah pengetahuan kekal penuh kebahagiaan atas kekuatan dalam dari Diri-Nya—dan Beliau tidak pernah dicemari oleh alam material.

Veda juga membenarkan bahwa Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa tidak dilahirkan namun kelihatannya Beliau dilahirkan dalam banyak manifestasi. Kesusasteraan pelengkap Veda juga membenarkan bahwa walaupun tampaknya Krishna dilahirkan, Beliau tetap tidak menggantikan badan-Nya. Dalam sejarah Srimad-Bhagavatam, Krishna muncul di hadapan ibu-Nya sebagai Narayana, berlengan empat lengkap dengan perhiasan, enam jenis kehebatan sepenuhnya. Krishna muncul dalam bentuk kekal Beliau yang asli. Itu merupakan karunia Beliau yang tiada sebabnya, dianugerahkan kepada para makhluk hidup supaya mereka dapat memusatkan pikiran kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk-Nya yang asli, bukan hanya pada angan-angan atau bayangan. Orang yang tidak percaya kepada bentuk pribadi Tuhan menyalahtafsirkan dan menganggap bentuk-bentuk Krishna adalah angan-angan atau bayangan seperti itu. Kata mayā , atau atma-mayā  menunjukkan karunia Krishna yang tiada sebabnya, menurut kamus Visvakosa. Krishna menyadari segala peristiwa pada waktu Beliau muncul dan menghilang dahulu kala, tetapi begitu makhluk hidup biasa mendapat badan lain, ia melupakan segala sesuatu tentang badan yang dimilikinya pada masa lampau. Krishna adalah Tuhan Yang Maha Esa, penguasa semua makhluk hidup karena Krishna melakukan kegiatan ajaib yang melampaui kekuatan manusia selama Beliau berada di bumi ini. Karena itu, Krishna selalu tetap sebagai Kebenaran Mutlak yang sama tanpa perbedaan antara bentuk Beliau dan Diri Beliau, atau antara sifat Beliau dan badan Beliau. Sekarang pertanyaan dapat diajukan tentang mengapa Krishna muncul dan menghilang di dunia ini. Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut.