karmanÌ£o hy api boddhavyamÌ
boddhavyamÌ ca vikarmanÌ£ahÌ£
akarmanÌ£aÅ› ca boddhavyamÌ
gahanÄ karmanÌ£o gatihÌ£
karmanÌ£aḥ—mengenai pekerjaan; hi—pasti; api—juga; boddhavyam—harus dimengerti; boddhavyam—harus dimengerti; ca—juga; vikarmanÌ£aḥ—mengenai pekerjaan yang terlarang; akarmanÌ£aḥ—mengenai tidak melakukan perbuatan; ca—juga; boddhavyam—harus dimengerti; gahanÄ—sulit sekali; karmanÌ£aḥ—dari pekerjaan; gatiḥ—masuk.
Kalau seseorang sungguh-sungguh ingin mencapai pembebasan dari ikatan material, ia harus mengerti perbedaan antara perbuatan, tidak melakukan perbuatan dan perbuatan yang tidak dibenarkan. Seseorang harus menekuni analisis perbuatan, reaksi dan perbuatan yang terputarba lik seperti itu, sebab itu merupakan mata pelajaran yang sulit sekali. Untuk mengerti kesadaran Krishna dan perbuatan menurut sifat-sifatnya, seseorang harus mempelajari hubungan antara Diri-Nya dengan Yang Mahakuasa; yaitu orang yang sudah mempelajari hal ini secara sempurna mengetahui bahwa setiap makhluk hidup adalah hamba Tuhan yang kekal, dan karena itu, ia harus bertindak dalam kesadaran Krishna. Seluruh Bhagavad-gita diarahkan menuju kesimpulan tersebut. Kesimpulan-kesimpulan lain, yang bertentangan dengan kesadaran ini serta perbuatanperbuatan sehubungan dengan kesadaran itu adalah vikarma, perbuatan terlarang. Untuk mengerti segala hal tersebut, orang harus bergaul dengan tujuan-tujuan yang dapat dipercaya dalam kesadaran Krishna dan mempelajari rahasia tersebut dari mereka; ini sama seperti belajar dari Tuhan Sendiri. Kalau tidak demikian, orang yang paling cerdas sekalipun akan dibingungkan.