ye tv etad abhyasūyanto
nānutiṣṭhanti me matam
sarva-jñāna-vimūḍhāḿs tān
viddhi naṣṭān acetasāḥ
ye—mereka itu; tu—akan tetapi; etat—ini; abhyasūyantaḥ—dari rasa iri; na—tidak; anutiṣṭhanti—melakukan secara teratur; me—milik-Ku; matam—perintah; sarvajñāna—dalam segala jenis pengetahuan; vimūḍhān—dijadikan bodoh secara sempurna; tān—mereka adalah; viddhi—ketahuilah dengan baik; naṣṭān—semua dihancurkan; acetasāḥ—tanpa kesadaran Krishna.
Kelemahan kalau seseorang tidak sadar akan Krishna dinyatakan di sini dengan jelas. Seperti halnya ada hukuman kalau seseorang tidak mematuhi perintah pemimpin pelaksana tertinggi, begitu pula, tentu saja ada hukuman kalau seseorang tidak mematuhi perintah Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Orang yang tidak patuh, walau dia orang yang paling besar sekalipun, bodoh terhadap Diri-Nya sendiri, terhadap Brahman Yang Paling Utama, terhadap Paramatma dan terhadap Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa karena hatinya kosong. Karena itu tidak ada harapan kesempurnaan hidup bagi orang itu.