dvau bhūta-sargau loke 'smin
daiva Äsura eva ca
daivo vistaraÅ›ahÌ£ proktÄ
ÄsuramÌ pÄrtha me Å›rÌ£nÌ£u
dvau—dua; bhÅ«ta-sargau—makhluk-makhluk yang diciptakan; loke—didunia; asmin—ini; daivaḥ—suci; aśūrÄḥ—jahat; evÄ—pasti; ca—dan; daivaḥ—yang suci;vistaraÅ›aḥ—secara panjang lebar; proktÄḥ—dikatakan; Äsuram—jahat; pÄrtha—wahai putera PrÌ£thÄ; me—dari-Ku; śrÌ£nÌ£u—dengarlah.
Sri Krishna sudah meyakinkan Arjuna bahwa Arjuna dilahirkan dengan sifat-sifat suci. Sekarang Krishna menguraikan jalan yang jahat. Para makhluk hidup yang terikat dibagi menjadi dua golongan di dunia ini. Orang yang dilahirkan dengan sifat-sifat suci mengikuti kehidupan yang teratur yaitu; mereka mematuhi aturan di dalam Kitab Suci dan aturan yang diberikan oleh para penguasa. Hendaknya orang melaksanakan tugas-tugas kewajiban berdasarkan keterangan dari Kitab Suci yang dapat dipercaya. Sikap seperti ini disebut suci. Orang yang tidak mematuhi prinsip-prinsip yang mengatur sebagai mana tercantum dalam Kitab Suci dan bertindak menurut selera pribadi disebut jahat atau memiliki sifat asura. Tiada standar selain mematuhi prinsip-prinsip yang mengatur dari Kitab Suci. Disebutkan dalam Kitab-kitab Veda bahwa para dewa dan orang jahat sama-sama dilahirkan dari Prājāpati: Satu-satunya perbedaannya ialah bahwa golongan yang satu mematuhi aturan Veda sedangkan yang lain tidak.