yatanto yoginaś cainaḿ
paśyanty ātmany avasthitam
yatanto 'py akṛtātmāno
nainaḿ paśyanty acetasāḥ
yatantaḥ—berusaha; yoginaḥ—rohaniwan rohaniwan; ca—juga; enam—ini; paśyānti—dapat melihat; ātmani—di dalam sang diri; avasthitam—mantap;yatantaḥ—berusaha; api—walaupun; akṛta-ātmanāḥ—orang yang tidak insaf akan diri; na—tidak; enam—ini; paśyānti—melihat; acetasāḥ—memiliki pikiran yang belum berkembang.
Ada banyak rohaniwan yang menempuh jalan keinsafan diri, tetapi orang yang belum mantap dalam keinsafan diri tidak dapat melihat bagaimana hal-hal berubah di dalam badan makhluk hidup. Kata yoginah bermakna berhubungan dengan hal ini. Dewasa ini ada banyak orang yang hanya namanya saja yogi dan banyak organisasi yang hanya namanya saja perkumpulan yogi, tetapi mereka sebenarnya buta dalam hal keinsafan diri. Mereka hanya kecanduan sejenis senam olahraga dan mereka puas kalau badan gemuk dan sehat. Mereka tidak memiliki keterangan lain lagi. Mereka disebut yatanto `py akṛta tmanaḥ. Walaupun mereka sedang berusaha dalam apa yang disebut sistem yoga, mereka belum insaf akan diri. Orang seperti itu tidak dapat mengerti proses perpindahan sang roh. Hanya orang yang sungguh-sungguh mantap dalam sistem yoga dan sudah menginsafi sang diri, dunia, dan Tuhan Yang Maha Esa—dengan kata lain, para bhakti-yoga, orang yang menekuni bhakti yang murni dalam kesadaran Krishna—dapat mengerti bagaimana hal-hal sedang terjadi.