ya evaḿ vetti puruṣaḿ
prakṛtiḿ ca guṇaiḥ saha
sarvathā vartamāno 'pi
na sa bhūyo 'bhijāyate
yaḥ—siapa pun yang; evam—demikian; vetti—mengerti; puruṣam—makhluk hidup; prakṛtim—alam material; ca—dan; guṇaiḥ—sifat-sifat alam material; saha—dengan; sarvathā—dengan segala cara; varta-mānaḥ—dengan menjadi mantap; api—walaupun; na—tidak pernah; saḥ—dia; bhūyaḥ—lagi; abhijāyate—dia dilahirkan.
Pengertian yang jelas mengenai alam material, Roh Yang Utama, roh individual dan hubungannya satu sama lain memungkinkan seseorang memenuhi syarat untuk mencapai pembebasan dan kembali ke alam rohani tanpa ia terpaksa kembali ke alam material ini. Inilah hasil pengetahuan. Tujuan pengetahuan ialah mengerti dengan jelas bahwa makhluk hidup kebetulan telah jatuh ke dalam kehidupan material ini. Melalui usaha pribadinya dalam pergaulan dengan para penguasa, orang-orang suci dan seorang guru kerohanian, dia harus mengerti kedudukannya dan kemudian beralih kepada kesadaran rohani atau kesadaran Krishna dengan cara mengerti Bhagavad-gita sebagaimana dijelaskan oleh Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian pasti dia tidak akan pernah datang lagi ke dalam kehidupan material ini; dia akan dipindahkan ke dunia rohani untuk menikmati kehidupan pengetahuan yang kekal yang penuh kebahagiaan.