śrī-bhagavān uvāca
mayā prasannena tavārjunedaḿ
rūpaḿ paraḿ darśitam ātma-yogāt
tejo-mayā ḿ viśvam anantam ādyaḿ
yan me tvad anyena na dṛṣṭa-pūrvam
Śrī-bhagavān uvāca—Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; mayā—oleh-Ku; prasannena—dengan bahagia; tavā—kepadamu; Arjuna—wahai Arjuna;idam—ini; rūpam—bentuk; param—rohani; darśitam—diperlihatkan; ātma-yogāt—oleh kekuatan dalam dari Diri-Ku; tejaḥ-mayamm—penuh cahaya; viśvam—seluruh alam semesta; anantam—tidak terbatas; ādyam—asli; yat—itu yang; me—milik-Ku; tvat anyena—selain engkau; na dṛṣṭa-pūrvam—belum pernah ada orang yang melihat sebelumnya.
Arjuna ingin melihat bentuk semesta Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, Sri Krishna, atas karunia-Nya yang tiada sebabnya kepada Arjuna sebagai penyembah-Nya, memperlihatkan bentuk semesta-Nya yang penuh cahaya dan kehebatan. Bentuk tersebut menyilaukan seperti matahari, dan banyak mukanya berubah-ubah dengan cepat. Krishna memperlihatkan bentuk itu hanya untuk memuaskan keinginan Arjuna sebagai kawan-Nya. Bentuk tersebut diwujudkan oleh Krishna melalui tenaga dalam dari Diri-Nya, yang tidak terjangkau oleh angan-angan manusia. Sebelum Arjuna, belum pernah ada orang yang melihat bentuk semesta Krishna, tetapi oleh karena bentuk itu diperlihatkan kepada Arjuna, penyembah-penyembah lain di planet-planet surga dan planet-planet lain di antariksa juga melihat bentuk itu. Mereka belum pernah melihat bentuk semesta tetapi karena Arjunalah mereka juga dapat melihat bentuk itu. Dengan kata lain, semua penyembah Tuhan dalam garis perguruan dapat melihat bentuk semesta yang diperlihatkan kepada Arjuna atas karunia Krishna. Ada orang yang mengatakan bahwa bentuk tersebut juga diperlihatkan kepada Duryodhana pada waktu Krishna menemui Duryodhana untuk merundingkan perdamaian. Sayang sekali, Duryodhana tidak menerima perdamaian yang ditawarkan, tetapi pada waktu itu Krishna memperlihatkan beberapa bentuk semesta-Nya. Tetapi bentuk-bentuk tersebut berbeda dari bentuk ini yang diperlihatkan kepada Arjuna. Dinyatakan dengan jelas bahwa belum pernah ada orang yang melihat bentuk ini sebelum Arjuna.