Å›rÄ«-bhagavÄn uvÄca
bhÅ«ya eva mahÄ-bÄho
Å›rÌ£nÌ£u me paramamÌ vacahÌ£
yat te 'hamÌ prÄ«yamÄnÌ£Äya
vaksÌ£yÄmi hita-kÄmyayÄ
ÅšrÄ«-bhagavÄn uvÄca—Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda; bhÅ«yaḥ—lagi; evÄ—pasti; mahÄ-bÄho—wahai yang berlengan perkasa; śrÌ£nÌ£u—dengarkanlah; me—milik-Ku; paramam—paling utama; vacaḥ—pelajaran; yat—itu yang; te—kepadamu; aham—Aku; prÄ«yamÄnÌ£Äya—dengan berpikir bahwa engkau tercinta bagi-Ku; vaksÌ£yÄmi—bersabda; hita-kÄmyayÄ—demi keuntunganmu.
Kata bhagavan dijelaskan oleh Parasaramuni sebagai berikut: Kepribadian yang penuh dengan enam jenis kehebatan yaitu; memiliki kekuatan penuh, kemasyhuran, kekayaan, pengetahuan, ketām panan atau kecantikan, dan ketidakterikatan semua secara penuh, adalah Bhagavan atau Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Selama Krishna berada di bumi ini, Beliau memperlihatkan segala jenis dari enam kehebatan tersebut. Karena itu, resi-resi yang mulia seperti Parasara Muni semua sudah mengakui Krishna sebagai Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Sekarang Krishna sedang memberi pelajaran kepada Arjuna tentang pengetahuan yang lebih rahasia lagi mengenai kehebatan dan pekerjaan Beliau. Sebelumnya, mulai dengan Bab Tujuh, Krishna sudah menjelaskan berbagai tenaga-Nya dan bagaimana tenaga-tenaga itu bertindak. Dalam bab ini Krishna menjelaskan kehebatan-Nya yang khusus kepada Arjuna. Dalam Bab sebelumnya, Krishna sudah menerangkan dengan jelas tentang berbagai tenaga-Nya untuk memantapkan bhakti dengan keyakinan yang teguh. Sekali lagi dalam Bab ini Krishna memberitahukan kepada Arjuna tentang manifestasi-manifestasi dan berbagai kehebatan-Nya.
Makin banyak seseorang mendengar tentang Tuhan Yang Maha Esa makin ia mantap dalam bhakti. Hendaknya orang selalu mendengar tentang Krishna dalam pergaulan dengan para penyembah; itu akan meningkatkan bhaktinya. Ceramah-ceramah dalam pergaulan dengan penyembah hanya dapat diadakan di kalangan orang yang sungguh-sungguh ingin menjadi sadar akan Krishna. Orang lain tidak dapat ikut dalam diskusi-diskusi seperti itu. Krishna memberitahukan kepada Arjuna dengan jelas tentang hal itu karena Arjuna sangat dicintai oleh Krishna dan pelajaran seperti itu diadakan demi keuntungan Arjuna.